Kisah Peri
Kupu-Kupu Dan Peri Bunga
- Narator
- Mikan
- Aroma
- Laura
- Klara
- Asami
- Ratu Serena
- Ratu Amalia
- Ratu Ariana
- Annabella
Suatu hari di sebuah tempat dimana
ada banyak sekali peri, tinggalah dua kelompok peri. Yang satu adalah peri
kupu-kupu dan yang satu lagi adalah peri bunga. Walaupun mereka hidup satu
kawasan, mereka tidak pernah bertengkar ataupun berperang. Mereka hidup rukun
satu sama lain. Tapi, tiba-tiba kedamaian di tempa ini hancur karena peri lain.
Dimulai dari saat 2 orang peri sedang bermain.
Mikan, Aroma
Laura
Mikan
Laura
Klara
Asami
Laura, Klara, Asami
Mikan
Aroma
Asami
Aroma
Mikna
Klara
Mikan, Aroma
Laura
Mikan, Aroma
Asami
Mikan
Klara
Aroma
Mikan
Aroma
Asami
Mikan
Aroma
Mikan
Klara
|
: (Sedang
bermain)
: “Hey
kalian.”
: “Siapa
kalian?”
: “Namaku
adalah Laura.”
: “Namaku
Klara.”
: “Dan aku
Asami.”
: “Kami
adalah peri Cristal.”
: “Namaku
Mikan. Aku adalah peri kupu-kupu.”
: “Namaku
Aroma. Aku peri bunga.”
: “Peri
kupu-kupu dan peri bunga ya.. kenapa kalian sepertinya
akrab sekali?”
: “Tentu
saja. Walaupun kami berbeda tapi kan kita harus
berteman.”
:
“Lagipula kita kan saling membutuhkan.”
: “Haha.
Ternyata kalian adalah peri yang lemah ya...?”
: “APA!?”
: “Dia bilang kalian itu peri yang lemah ya.”
: “APA!?
KATAKAN SEKALI LAGI!!!”
: “Telinganya bodrex.. Kalian itu peri yang lemah.”
: “Berani
sekali kau mengatakan kami begitu.”
: “Itu kan
nyata. Kalian tidak bisa melakukan apapun sendiri berarti
kalian lemah. Benarkan?’
: “Kami
tidak selemah yang kalian katakan.”
: “Lagipula kita kan mempunyai kelebihan dan kekurangan untuk
saling membantu.”
: “Kalian
mengatakan hal itu seperti kalian tidak menyadari kalau
kalian juga punya kekurangan dan
kelebihan.”
: “Kami
tidak mempunyai kekurangan dan kami hanya memiliki
kelebihan yang tidak dimiliki peri
apapun.”
: “Semua punya kekurangan dan kelebihan.”
: “Ayo
Mikan kita pergi dari sini”
: “Ayo.”
(Pergi)
: “Haha..
mereka memang lemah.”
|
Lalu, Aroma dan Mikan melaporkannya kepada
Ratu Serena dan Ratu Amalia. Mereka datang ke kerajaan.
Mikan, Aroma
Ratu Amalia
Aroma
Mikan
Ratu Serena
Mikan, Aroma
Ratu Ariana
Ratu Serena
Ratu Ariana
Ratu Amalia
Ratu Ariana
Ratu Serena
Ratu Ariana
Ratu Serena
Ratu Ariana
Ratu Amalia, Serena
Ratu Ariana
Mikan, Aroma
Annabella
Semua
Annabella
Mikan, Aroma
Ratu Serena
Ratu Amalia
Ratu Ariana
Laura
Klara
Asami
Ratu Ariana
Annabella
Semua
Annabella
Semua
Annabella
Semua
Annabella
Mikan
Annabella
Laura
Annabella
Laura
Annabella
Mikan Annabella Mikan Annabella Asami Annabella Asami Annabella Ratu Amalia Annabella Ratu Ariana Klara Ratu Serena Annabella Ratu Serena Annabella Mikan, Aroma Asami, Klara, Laura Ratu Ariana Annabella Ratu Serena,Amalia Ratu Serena Ratu Ariana Ratu Amalia Ratu Ariana Peri Kristal Ratu Amalia |
: “Permisi
Ratu Serena, Ratu Amalia.”
: “Ada apa
Mikan, Aroma?”
: “Ada
yang mengejek Peri Bunga dan Kupu-kupu ratu.”
: “Mereka
mengatakan kalau kita itu lemah karena kita.
membutuhkan peri lain dam tidak
bisa melakukan sesuatu sendiri.”
: “Itu
terlalu berlebihan.. siapa yang mengatakan itu?”
: “Peri
kristal.”
: “Hey
kalian!”
: “Siapa
kau?”
: “Aku
adalah Ratu Kristal namaku Ariana.”
:
(Mendekati Ratu Serena dan Ratu Amalia)
: “Kalian
yang mengejek kami ya...?”
: “Iya,
kenapa? Masalah?”
:
“Memangnya kalian merasa kalau kalian itu tidak punya
kekurangan? Semua nya
pasti punya kekurangan dan kelebihan
yang berbeda-beda. Mengerti?”
{Krik krik
krik krik}
: “Tidak. Daripada
mempermasalahkan itu lebih baik kalian
memberikan daerah ini kepada kita.”
: “Kami
akan memberikan separuhnya jika kalian meminta baik-baik.”
:
“Separuhnya!? Aku ingin semuanya, Mengerti?”
{Krik krik
krik krik}
: “Tidak.”
:
“Arrgghhh... kalau begitu rasakan ini.”
:
“Mamaaaaaa..a...............................” (Pelukan)
(Perang)
: “Hey.
Hey kalian berhenti.”
: “....” (Masih perang)
:
“WOOYY... BERHENTI!!!”
: “Apa?”
:
“Kenapa?”
:
“Bagaimana?”
:
“Mengapa?”
:
“Dimana?”
:
“Apanya?”
: “Gak
tau..”
{Krik krik
krik krik}
: “Kau
siapa? Tiba-tiba disini.”
: “Namaku
Annabella. Kuberi saranya ya.. Daripada kalian ribut begini
lebih baik kita
adu kecerdasan.”
: “Adu
kecerdasan?”
: “Iya.
Aku akan memberikan soal lalu kalian
berebut menjawabnya.
Nilai yang paling banyak dialah yang menang. Jika tim
Peri Bunga
dan Peri Kupu-kupu menang, Ratu serena dan Ratu Amalia bebas
melakukan apa saja pada Ratu Ariana. Tapi jika Peri Kristal
menang, Ratu
Ariana bebas melakukan apa saja disini. Paham?”
: “Paham.”
: “Are you
ready?”
: “Ready!!”
(Merekapun
beradu kecerdasan... siapa kah yang menang... lihat saja nanti.}
:
“Pertanyaan pertama. Jika aku punya 5 buah permen lalu kalian
meminta 3
permen, berapakah sisa permenku?”
:
(Mengacungkan tangan “2”
: “Salah.”
: (Mengacungkan
tangan) “Jawabannya tetap 5”
:
“Bagaimana bisa?”
: “Karena
kamu tidak mau memberikannya pada kami.”
: “Ya
betul, satu poin untuk Peri Kristal. Pertanyaan kedua. 15 X 7 +
80 - 77 – 8 X 0 berapa hasilnya?”
:
(Ngacung) “0”
: “Kenapa
bisa?”
: “Semua angka
yang dikali 0 hasilnya pasti 0”
: “Ya
betul. Satu point untuk Peri kupu-kupu dan bunga. Pertanyaan
ketiga. Galaksi kita ini disebut apa?”
:
(Ngacung) “Chotta Beam”
: “Heeh?”
:
“Bimasakti atau Milky Way kan?”
: “Iya
betul. Dua poin untuk Peri Kristal. Pertanyaan keempat. Apa
arti Demokrasi?”
: “Sistem
pemerintahan yang diselenggarakan oleh rakyat, dari rakyat
dan untuk rakyat.”
: “Iya
betul. Dua poin untuk Peri Bunga dan kupu-kupu, Pertanyaan
terakhir. Translite kan kata-kata ini kedalam bahasa inggris. Aku-bisa-gigi kamu-merah muda-matahari.”
: “Hmm..”
: “Aku i,
bisa can,....”
:
(Ngacung) “Aku.”
: “Apa
jawabannya
: "I can tooth, you pink.. sun (?) (I kentut, you pingsan?"
: "Ya betul! Pemenangnya peri kupu-kupu dan peri bunga!"
: "Yee!! Kita menang!" : "Ratu.. kita kalah.. hiks.. huweeee~" : "Lebay kamu." : "Jadi apa yang akan Ratu Amalia dan Ratu Serena lakukan pada Ratu Ariana?" : (Berhadapan lalu mengangguk) : "Kami akan memberikan tempat tinggal mereka disini ini asalkan mereka mau menjadi teman sekaligus keluarga kami dan bekerja sama dengan kami." : "Heh? Bener?" : "Iya." : "Terima kasih. Ternyata kalian sangat baik." : "Maaf kan kami." : "Iya, iya.. tidak apa-apa." (Dan itulah akhirnya. Ketiga jenis peri itu hidup bersama dalam satu kawasan tanpa peperangan dan hidup rukun selamanya.) |
Selesai
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aduh.. maaf kalau jelek ya? Nisa gak terlalu bisa buat naskah drama. Naskah ini yang Nisa pakai waktu kelas 6.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aduh.. maaf kalau jelek ya? Nisa gak terlalu bisa buat naskah drama. Naskah ini yang Nisa pakai waktu kelas 6.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar